Beauty Diary by Rahma

Herborist Lulur Mandi Tradisional Bali Green Tea + Whitening

| on
August 19, 2016

Follow my blog with Bloglovin
[update 04/09/2016]
Pernah dengar brand Herborist? Pernah dengar, tapi baru lihat hehe. Dulu memang sempat baca-baca artikel tentang Herborist, tapi tidak begitu tertarik. Jarang lihat di supermarket tempat belanja, jadi brand Herborist itu jarang diingat-ingat. Kebetulan sekali pas awal bulan belanja, ketika sedang memilih lulur, saya menemukan promo Herborist. Beli Herborist minyak zaitun, gratis lulur green tea 100g dengan harga Rp. 26.000,-. Langsung dibeli deh. Gak tau juga sih itu minyak zaitun mau diapakan yang jelas butuh lulurnya. Sampai sekarang sudah pakai sekitar tiga kali. Berikut kesan-kesan saya...

Herborist Lulur Mandi

Kemasan Herborist Lulur Mandi Tradisional Green Tea

Kemasanya berbentuk jar bundar pipih dengan ukuran 100gr. Agak mungil. Harga aslinya sekitar Rp. 13.000,-an, murah sih kalau segitu mah. Di kemasan tertera kandungan bahanya (ingredients). Kandugan utamanya sendiri green tea plus whitening. yups, ada pencerahnya. agak skeptis ya sama pencerah di produk lulur atau sabun-sabunan. Kadang hasilnya gak terlalu terlihat. Walaupun terkesan alami tapi ternyata di komposisinya masih ada tulisan paraben-nya, Methylparaben. 

Ada juga anjuran cara pakainya. Lulur Herborist ini digunakan ketika kulit badan kering, so pakainya sebelum mandi gitu. diratakan ke seluruh tubuh. kemudian dipijat-pijat dan bersihkan dengan air. Sesudah pakai lulur ini, kita gak usah pakai sabun lagi.

Herborist Lulur Mandi

Pernah baca artikel, kalau pakai lulur baiknya digunakan saat kulit kering. katanya sih kalau kulit basah atau lembab, si lulur itu hanya numpang lewat aja ke kulit karena permukaan kulit licin. Akibatnya, banyak produk yang terbuang, tidak meresap ke kulit. Bad news for me, I used to do this when my skin is wet... no wonder why my skin dries quickly xD

Setelah dipakai simpanlah lulur ini di tempat sejuk, bisa juga disimpan di lemari es. Gak tau juga sih kenapa, yang jelas saya nurut-nurut aja deh. Setiap habis pakai, saya simpan di lemari es. Efeknya sih, si lulurnya jadi dingin hehe ya iya lah dingin masa panas. Jadi ke kulit kitanya ada efek segar gitu pas dipakai.

Tekstur Herborist Lulur Mandi Tradisional Green Tea

Tekstur Herborist lulur mandi ini lembut, mirip sama tekstur mentega. Bedanya lulur Herborist gak berminyak. Pertama lihat, ingin jilatin lulur ini. Dia mengingatkan saya ke es krim sama krim-krim yang suka dipakai di kue. berasa manis-manis gitu.

Scrubnya pun lembut. Sebelumnya kan pernah pakai lulur scrub juga yang kalau saya gosok rasanya kulit perih. Tapi herborist ini enggak. Ketika dipijat-pijat atau digosok, si scrubnya seolah langsung melebur ke kulit. Menyatu dengan kotoran. Berasa jadi daki. do you know daki? :p

Herborist Lulur Mandi Tradisional Bali

Herborist Lulur Mandi

Harumnya mmmmm mantap. Green tea nya enggak begitu terasa deh. Malah bau bunga-bungaan gitu. harumnya lembut banget. bikin enak yang meluk. kalau mau nikahan mesti luluran dengan harum seperti ini nih. nyaman aja kalau dicium. apalagi harum minyak zaitunya. perpaduan antara mawar dan melati bikin pikiran nyaman. Bisa jadi alternatif untuk orang yang gak suka parfum.

sayangnya, ketahanan harum ini cuma sebentar. hanya bertahan beberapa jam sesudah pakai. Itu pun kalau pakai lulurnya bener. pernah saya pakai pas kulit basah. brrrrrr harumnya enggak kecium. kalau dipakai saat kulit kering, harumnya lebih kuat. Barulah 5-7 jam kemudian, harumnya pudar... pudar...pudar... dan besoknya lagi.. wassalam... mesti luluran lagi.

Kesan - Herborist Lulur Mandi Tradisional Bali Green Tea

  • Melembutkan? iya. Kalau dibilang lembut banget sih enggak, soalnya saya pernah pakai lulur lain yang efek lembutnya lebih dari ini. Kelembutan Herborist pun tahanya sekitar 2 harian. Di hari kedua itu udah mulai berkurang banyak. kurang tahan ya. Kalau ingin kulit lembut setiap waktu, pemakaiannya mesti rutin. Diikuti pemakaian body lotion. Di kemasan tidak tercantum apakah bisa dipakai tiap hari atau tidak, inginya sih saya pakai tiap hari. Itung-itung pengganti sabun. Hanya saja, kalau kulit tiap hari digosok gini kurang bagus juga. Mungkin dipakainya selang sehari gitu aja ya. Overall, kelembutanya bisa dikatakan cukup. tekstur kulit berubah lebih kenyal dan lembut, lebih enak disentuh. *update* setelah rutin pakai, lembutnya jadi lebih tahan lama 3 hari tidak luluran kulit masih lembut. 
  • Melembabkan? yups. Setelah dibilas pakai air, kulit itu akan terasa licin. Mungkin yang gak biasa akan mikir ini kulit gak bersih-bersih atau si lulurnya susah dibersihkan. Katanya sih, itu bukan lulurnya susah dibersihkan tapi memang efek setelah pakainya licin, enggak kesat. Dan kalau suatu produk punya efek licin begitu biasanya kandungan moisturizernya tinggi. I agree.
  • Memutihkan? maybe. gak tahu sih. memutihkan dan mencerahkan beda kan? yang saya rasakan sih mencerahkan. kenapa? kalau memutihkan ya warna kulitnya jadi putih, pucat. tapi kalau mencerahkan warnanya tetap tapi terlihat 'bersinar' mmm kalau kena cahaya itu seolah memantulkan cahaya balik, jadi cerah begitu. tau efek brightness di photoshop? cahayanya jadi nambah kan? nah gitu. Warna kulit asli saya lebih keluar. 
  • Suka dengan tekstur lulurnya yang melebur jadi daki hehehe seolah lulur ini mengangkat kotoran lebih banyak.
  • Wanginya lembut banget.... suka banget!
Nah itu kesan-kesan saya sama Herborist Lulur Mandi Tradisional Bali Green Tea. 
What I Iike?
(+) melembabkan
(+) mencerahkan
(+) Membuat tekstur kulit lebih baik
(+) scrub lembut nyaman di kulit
(+) harum aromatherapi :*
(+) affordable price

What I dislike?
(-) harum aromatherapi-nya kurang tahan lama
(-) tutup jar kadang susah dibuka, mungkin perlu wadah yang lebih praktis
(-) masih ada turunan paraben-nya

Gimana nih, Rahma mau beli lagi enggak? Setelah diteliti ada kandungan paraben-nya, ini bukanlah scrub lokal terbaik. Namun setidaknya hasil yang saya rasakan sangat memuaskan dan lebih baik dari scrub lokal yang pernah saya coba. Mungkin akan beli lagi.


See You ^^

Don't forget
Follow my blog via GFC
and instagram @ananrahma 
thank you ^^
XOXO
10 comments on "Herborist Lulur Mandi Tradisional Bali Green Tea + Whitening"
  1. Rahmaaaaaaaa ini lulur fav everafter dah ^^ setelah aku ngereview di blog, banyak yg nyaranin coba body butternya. Kamu udah coba kah?


    tulisandarihatikecilku.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udh Baca postingan kamu sher,,, gila semua varian udh dicoba... XD yg wangi mawar+ melati Ada ga sih? Wah body butter nya belum lihat.. Ntar Sy cari2 di toko deh...

      Delete
  2. aku beli lulur ini belom habis habis sampe sekarang >.<

    ReplyDelete
  3. Belum pernah nyobain lulurnya, tapi suka banget sama lotion nya :D wanginya enak-enak, terutama yang banana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah... Body butter sm lotion nya Sy mskin wish list !!! Soalnya ini harumnya enak bgt...

      Delete
  4. Wahaha aku juga pernah coba lulur ini dan asli sepanjang aku nyobain lulur (baru bbrp sih) yang paling enak tuh yg ini terus ga perih gitu pas dipake jadinya pengen luluran terusss, jadipengen coba yg greentea deh!

    visit my blog: frenchkiesa.blogspot.co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo konsisten pake.. Kulit jd mulus asli... XD

      Delete
  5. Aku dulu juga pakai lulur ini. Efeknya enak banget ya. Bikin kulit halus banget. Ini lulur lokal terbaik deh kayaknya menurut aku :D

    lindadevip.blogspot.co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku setuju, lulur ini emang bagus.. 😊

      Delete

Sedang terkena spam, jadi komentarnya dimoderasi ya. Tinggalkan link blog di name/url (bukan link artikel). Link hidup di kolom komentar langsung dihapus :)

Custom Post Signature