Beauty Diary by Rahma

Perbedaan Booster, Essence dan Ampoule

| on
November 22, 2018
Perbedaan Booster, Essence dan Ampoule

Tulisan ini khusus aku sajikan bagi mereka yang kebingungan dengan istilah booster, essence dan ampoule. Secara kasar, mereka masih mirip satu sama lain, tapi masih bisa dibedakan dari konsentrasi kandungan bahan aktifnya. Namun, buatku sendiri, tidak mudah untuk menjelaskan perbedaan ketiganya karena kandungan produk-produk itu kadang berbeda dari satu merk ke merk lainnya. 

Misal, brand A mengeluarkan essence yang ternyata mengandung bahan aktif serupa serum sehingga produk itu bisa disebut essence, bisa juga disebut serum. Ada juga brand B yang memisahkan essence dan serum dimana serum biasanya memiliki konsentrasi bahan aktif lebih banyak dibandingkan essence. 

Itu baru dari sudut brand, belum lagi perbedaan penggunaan istilah pada brand Western dan Asia, dimana Western tidak mengenal essence dan cenderung menyamakannya dengan serum. Well, biar gak puyeng aku akan menjelaskan ketiga istilah tadi dari sudut pandang K-beauty aja ya. Kok ngiblat ke korea? 

Karena, menurutku, asal muasal kebingungan istilah-istilah skincare ini berawal dari invasi massif produk-produk korea ke tanah air dengan diperkenalkannya tahapan perawatan kulit berlapis-lapis, hingga 10 lapisan, ala artis Korea. Jadilah kita sadar akan keberadaan essence, ampoule dan booster. 

Kita mulai sesuai urutan pakai

Booster


Perbedaan Booster, Essence dan Ampoule

Booster masih agak asing di telinga untuk masalah kecantikan. Biasanya kita lebih familiar dengan “mood booster” gitu deh. Nah kira-kira booster itu untuk apa ya? Penyemangat kah? Hehehe booster disebut juga pre-serum atau pre-essence. Dari sebutan itu kita bisa lihat kalau dia dipakai sebelum essence/serum. 

Mirip toner? Yes. Kalau boosternya hanya melembapkan atau menyegarkan bisa menggantikan toner. Kalau pure untuk menambah nutrisi, dia dipakai setelah toner agar keadaan kulit lebih baik saat menyerap berbagai macam “nutrisi”. 

Ada pula sih produsen yang memproduksi booster plus sebagai exfoliator. Nah, ketika booster punya fungsi tambahan untuk mengeksfoliasi berarti gak usah pakai toner alias dia bisa menggantikan toner untuk sementara waktu (saja). Ingat, produk yang memiliki fungsi sebagai exfoliator kurang baik untuk dipakai setiap hari.

Essence and serum 


Perbedaan Booster, Essence dan Ampoule

Setelah membaca-baca artikel, aku sedikit kaget dengan fakta bahwa essence sama dengan serum. OMG, this whole time I thought they were different things karena yang aku tahu essence itu selalu dikemas dalam volume lebih banyak seperti toner (rata-rata 150ml) dibandingkan dengan serum yang cuma beberapa mili (sekitar 30ml) dengan harga selalu lebih mahal. 

Dari perspektif western skincare, mereka tidak mengenal perbedaan essence dan serum atau bahkan dengan emulsion sekali pun. Maka essence dan serum atau emulsion akan dipandang sama saja dan diproduksi dengan tingkat konsentrasi bahan aktif yang sama. Namun, ini akan sangat berbeda dengan produk skincare Korea dimana sekarang mereka memisahkan dua istilah tersebut di pasaran walaupun nyatanya SAMA SAJA. 

Dari perspektif Asia terutama Korean skincare, essence dan serum dibedakan dari tingkat konsentrasi bahan aktifnya serta fungsinya. Essence biasa disebut juga “treatment water”. Teman-teman mungkin kenal dengan “Missha First treatment essence”, “SK-ii Facial treatment essence” (jepang), atau “Secret Key strating treatment essence”. Itu semua contoh-contoh essence dan rata-rata ada kata “treatment”-nya. 

Fungsi essence adalah untuk menambah kelembapan pada kulit dan menyiapkan kulit untuk menerima produk lain yang memiliki konsentrasi bahan aktif lebih tinggi. Bahan aktif pada essence jelas lebih rendah dibandingkan serum. Menurutku sih, essence ini setengah toner-setengah serum. 

Teksturnya, rata-rata, seperti air atau lebih cair dibandingkan serum, tapi ada juga yang agak kental. Dipakai setelah toner atau booster. Cara pakainya seperti toner, bisa menggunakan kapas atau langsung ditepuk-tepuk dengan tangan ke seluruh wajah. 

Bagaimana dengan serum? Treatment water dengan konsentrasi bahan lebih tinggi dan difungsikan untuk mengatasi masalah kulit yang lebih spesifik. Contoh, serum vitamin C untuk mencerahkan kulit, serum tea tree untuk mengatasi jerawat. Biasanya dipakai langsung dengan tangan (tanpa media kapas) pada area kulit bermasalah. Jadi, kita sebenarnya tidak harus memakaikan serum ke seluruh wajah. 

Kalau di produk korea jelas banget ya. Selain dari nama, dari kemasan juga beda banget. Essence dijual dalam kemasan besar seperti toner, sedangkan serum dijual dalam kemasan mungil dan biasanya disediakan pipet tetes. Terakhir, harga essence lebih terjangkau. 

Jadi, essence dan serum itu sama atau beda? Kalau aku bilang sih mereka sama. Anehnya, Korean skincare steps pasti rata-rata pakainya double. Essence iya, serum juga iya. Suka-suka yang punya kulit deh. Mungkin ingin hasil yang maksimal or maybe it’s just marketing issues. Semakin banyak ragam jenis yang dikenalkan semakin banyak keuntungan yang didapat, padahal isinya itu-itu aja. 

Gimana, sudah agak mendingan dalam membedakan essence sama serum? Kalau punya budget tipis, menurutku, ambil essence aja deh. Kalau mau beli dua-duanya silahkan. Dipakai essence dulu baru serum.

Ampoule 


Perbedaan Booster, Essence dan Ampoule

Ampoule masih saudaraan sama serum, saudara kembar malah. Nama lain dari ampoule adalah “supercharged serum” dimana konsentrasi bahan aktif lebih tinggi dibandingkan serum. Fungsinya mirip-mirip juga, yaitu untuk mengatasi masalah kulit secara spesifik seperti penuaan dini, jerawat, kulit kusam. Cara pakainya pun sama. 

Kalau pakai serum sama ampoule barengan boleh? Hmmmm sultan mah bebas. Silahkan selama tidak mengiritasi kulit. Anyway, ampoule biasanya hanya digunakan ketika kulit benar-benar bermasalah. Misalnya, kamu udah pakai serum tapi gak ngefek, nah mungkin kamu mesti ganti ke ampoule. Jadi, ini bukan produk yang dipakai sehari-hari gitu. Hanya ketika kulit bermasalah aja. 

Contoh ampoule ada di COSRX. Mereka mengeluarkan tiga macam ampoule: propolis, centella dan mela 14 white. Propolis untuk anti-aging, melembapkan. Centella untuk jerawat yang meradang. Mela white untuk brightening si kulit kusam. 

Jika diurutkan dari pemilik konsentrasi TERTINGGI: 
  1. Ampoule 
  2. Serum 
  3. Essence 
  4. Booster 

Diurutkan dari pemakaian 
  • Toner (hydrating)/booster (exfoliator) 
  • Booster 
  • Essence 
  • Serum 
  • Ampoule 
  • Emulsion 
  • Moisturizer 
Mesti pakai semuanya agar kulit bagus? ENGGAK. Booster yang hanya menghidrasi atau menutrisi bisa diganti dengan toner aja. Booster yang mengeksfoliasi (proses mengelupaskan kulit mati) kan butuhnya cuma seminggu sekali gitu, bisa beli exfoliator yang lebih murah dibandingkan booster. Kecuali kalau punya duit berlebih silahkan borong. 

Essence dan serum, bisa pilih salah satu. Kalau kulit bermasalah banget bisa pakai keduanya. Kalau kulit biasa-biasa aja, cuma ingin kulit tampak bersih dan sehat, essence aja cukup. 

Ampoule gak penting kalau kulit gak punya masalah serius. Coba dulu serum atau essence. Kalau mereka berdua gak mempan baru maju pakai ampoule. 

Emulsion dan moisturizer. Apalagi ini emulsion? Emulsion adalah sejenis pelembab ringan berbahan dasar air yang tidak membuat pori-pori tersumbat dan direkomendasikan untuk kulit berminyak. Emulsion atau moisturizer? Pilih salah satu aja ya.
Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Custom Post Signature