Beauty Diary by Rahma

Ree Derma Hot Oil Review

Aku pertama kali mencoba Ree Derma hot oil pada tanggal 3 November 2021. Tahu produk ini dari internet saat mencari produk untuk rambut rontok. Banyak review positif untuk Ree Derma hot oil sebagai produk yang memanjangkan, memperkuat, dan membantu pertumbuhan rambut.

Hair oil ini digunakan sebagai pre-wash mask atau masker sebelum keramas. Sebagus apa Ree Derma hot oil ini? 

Kemasan

Ree Derma hot oil mengusung konsep alami dan environmentally friendly. Kemasan luarnyan berupa karton, semacam dus buram yang lumayan tebal. 

Ree Derma hot oil juga dikemas dalam bentuk botol kaca yang dilengkapi dengan pipet. Takut juga sih dengan wadah yang berbahan kaca karena rawan pecah. Jadi kita harus sangat berhati-hati saat memegang dan menyimpannya. 

Nah, kalau produk sudah habis, botol kacanya jangan langsung dibuang. Kita bisa mengembalikan botol-botol kaca ini ke Ree Derma.

Acungi jempol untuk komitmen mereka dalam menjaga lingkungan 👍

Masalah tutup botol 

Banyak orang yang mengeluhkan kesulitan dalam membuka tutup botolnya. Sudah diputer-puter tapi tetap tidak terbuka? 

Untuk membukanya, kita bukan hanya perlu memutar tetapi juga menekan tutupnya. Yups! Tekan dan putar bersamaan. 

Masalah pipet

Ada juga yang mempersoalkan pipet yang tidak bekerja dengan baik sehingga menyulitkan pengambilan minyak. 

Ketika kita mengambil minyak dengan pipet, pasti akan ada banyak produk yang keluar sendiri walaupun kita tidak menekan kepala pipetnya.

Itu tidak lain karena tekstur produk yang cair. Jadi banyak yang keluar-keluar. 

Nah, supaya minyak tidak banyak berjatuhan sia-sia, kita bisa mendekatkan botol ke kepala saat pengaplikasiannya. Jadi saat minyak berjatuhan dia langsung jatuh ke kepala. 

Ya, pinter-pinter kita aja lah supaya gak belepotan dan mubazir. 

Bahan-bahan Ree Derma

Bahan-bahan Ree Derma hot oil 100% alami. 

Water (Aqua) Capsicum Andumi Powder, Ascorbic Acid (Vitamin C) Pyridoxine (Vitarin B6) Tocopherols (Vitamin Potassium Manganese Flavonoids, Cocos Nucifera (Coconut) Oil, Phylloquinone (Vitamin K), Occurs naturally from ingredients. 

Di antara bahan itu katanya ada yang membuat rasa tingling atau tertusuk-tusuk ringan. Makanya produk ini disebut hot oil. 

Bahan-bahan tersebut bisa membantu menstimulasi pertumbuhan rambut, menutrisi rambut yang parah, dan membantu rambut memancarkan kilau sehat-alaminya. 

Tekstur dan wangi 

Minyak rambut Ree Derma cairan bening berwarna orange-kemerahan seperti minyak bakso dicampur cabe 😅

Tekstur seperti air. Aku kira akan agak kental seperti minyak kelapa tapi tidak. Ringan seperti air. Sedangkan baunya lebih dominan bau minyak kelapa. Aku suka banget. 

Cara pakai 

Bagi rambut ke beberapa bagian supaya terlihat kulit kepalanya. Kemudian apply minyak ke kulit kepala dengan menggunakan pipet. Lakukan itu sampai bagian-bagian kepala yang kita inginkan terkena minyak. 

Lalu pijat lembut kulit kepala selama 5-10 menit. Pijat kepala ini menurutku sangat penting karena tonic atau minyak rambut bekerja lebih baik saat kita memberikan pijatan ke kulit kepala. 

Terakhir, kasih juga beberapa tetes minyak Ree Derma hot oil pada bagian ujung rambut. 

Diamkan selama 1 jam atau 8 jam. Baru bilas dengan shampoo. 

Aku selalu pakai saat malam hari dan dibilas di pagi hari. Anyway, ini bisa dipakai setiap hari. 

Aku sendiri pakai 2 hari sekali aja karena aku juga suka pakai masker air beras hehe... Misal hari ini maskeran dengan air beras, besoknya dengan Ree Derma. 

First impressions

Pada pemakaian pertama aku benar-benar merasakan hasil yang sangat memuaskan. Rambut terasa beda aja. Kayak bahagia dan girang gitu hahaha. 

Jadi gak heran kalau sampai sekarang pun aku masih rajin pakai Ree Derma hot oil. 

Tanggal 20 November aku melihat perkembangan lain. Saat berkaca baru ngeh ternyata rambut bagian depan sudah ditumbuhi rambut-rambut baru yang lebih sehat. Batang rambut tebal dan hitam. Walaupun rambut yang tumbuh tidak banyak, itu tetap menjadi tanda yang baik.

Menjaga kekuatan rambut

Saat mulai memakai Ree Derma aku berhenti juga pakai masker telur. Keputusan itu tidak mengecewakan karena ternyata Ree Derma juga menjaga kekuatan rambut.

Dulu aku bisa mendapatkan satu gulungan rambut yang cukup besar setiap kali menyisir dan keramas. Sekarang 1 gulungan besar itu baru terkumpul sekitar 3 hari menyisir dan keramas. 

Rambut jatuh 3x lebih sedikit dibandingkan dulu. 

Saat proses keramas pun sangat membantu. Aku udah jarang menemukan rambut-rambut rontok di sudut-sudut kamar mandi. Mantap!

Rambut lebih tebal 

Sebelum pakai Ree Derma hot oil, panjang rambutku 60cm. Sudah 1 bulan sekarang, panjangnya masih 60 lebih sedikit. Manfaat memanjangkan rambut tidak begitu signifikan.

[update 26 des 2021] 
Panjang rambut sekarang sekitar 63cm sekarang. Ada penambahan sekitar 1,5cm per bulan. Jika rata2 pertumbuhan rambut normal 1 - 1,5 cm per bulan, maka Ree Derma membantu pertumbuhan rambut tetap optimal di rata-rata atas. Sounds good. [update ends] 

Yang aku rasakan sekarang malah rambut lebih tebal. Terasa saat mengikat rambut. Lebih berisi. 

Oia, kalau menjaga kelembaban rambut hanya terasa saat dipakai aja. Maksudnya setelah minyaknya dibilas pakai shampoo, ujung rambutku masih terasa kering. Jadi Ree Derma tidak bisa mengatasi frizzy hair secara utuh. 

Okay kita ringkas aja Ree Derma Hot Oil ini.
1. Solusi kerontokan
2. Menutrisi rambut
3. Tekstur nyaman
4. Harga terjangkau 
5. Berbahan alami
6. Anti-plastik

Tidak ada komentar